Saat Terakhir. . .

Posted: May 4, 2012 in :s/

Terlalu sukar untuk meluahkan rasa hati ini.

Begitu payah utk menyatakan hasrat hati.

Begitu kelu lidah untuk mengucapkan rasa sayang ini.

Pertama kali aku melihat dirimu, aku terpikat.

Untuk 3 tahun, akhirnya kamu menjadi milikku.

Terasa seperti dunia berhenti berputar di saat aku bersama dirimu.

Engkau menjumpai kisah silamku, dan tanpa disangka-sangka. . .

Ribut melanda hubungan kita.

Inikah kesudahan perhubungan kita?

Namun ku terus berusaha untuk kembali kepadamu.

Untuk pertama kalinya, kau bilang kau membenci diriku.

Rasa hancur hati ini, hanya tuhan yang tahu.

Apakah langsung tiada ruang untuk ku kembali bertapak dalam hatimu?

Isi hatimu bisa menceritakan segalanya.

Namun kau memilih untuk terus berdiam diri, dan menyeksa diri kita.

Aku tahu aku yang bersalah.

Maaf ku pohon daripadamu.

Semua yang berlaku hanyalah kisah silamku.

Namun hanya namamu yang terpahat kukuh dalam hati ini.

Dulu, kini dan selamanya.

Saya cintakan awak.

Saya sayangkan awak.

Saya sanggup tunggu awak.

Namun, andai awak pilih untuk terus berdiam. . .

Andai awak pilih untuk pergi tinggalkan saya. . .

Saya tak tahu apa patut saya lakukan.

Sebab bila saat itu tiba. . .

Saya tahu saya akan terus menangis.

Sebab kamu yang satu dalam hatiku.

Sebab hanya kamu yang aku cintai.

Sampai bila-bila pun, aku akan terus menyintai kamu. . .

Kasihku. . .

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s